Info Selamat datang di website SMK Negeri 1 Kebumen.
Login Member
Username:
Password :
Agenda
27 May 2020
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6

PERESMIAN SAMSUNG TECH INSTITUTE dan PAMERAN PRODUK TEFA

Tanggal : 10/21/2019, 07:37:26, dibaca 443 kali.

SMK Negeri 1 Kebumen terus memperluas jaringan kerjasama dengan dunia usaha dan industri. Salah satunya menggandeng PT Samsung Electronic Indonesia untuk membuka kelas industri Samsung Tech Institute.


Samsung Tech Institute diresmikan oleh Kasie Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Toenggoel Rahso Purnomo SSos MM di SMK yang berada di Jalan Cemara Nomor 37 Karangsari. Bersamaan dengan itu, digelar Seminar dan Pemeran Teaching Factory 3D Printing yang menghadirkan pembicara Ikhwan Taufik SPd MEng dari HAL (Home As Laboratory) Technology Yogyakarta.


Acara dihadiri oleh Head of Corporate Citizenship PT Samsung Electronic Indonesia Ennita Pramono, Kepala SMK Negeri 1 Kebumen Nurul Aini SPd MPd. Seminar juga dihadiri para guru SMK di Kebumen. Acara dihibur oleh seni tari dan penampilan memukau Techo Band. Uniknya anggota band ini memainkan alat musik menggunakan aplikasi telepon pintar.



Kepala SMK Negeri 1 Kebumen Nurul Aini SPd MPd menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan bekal kepada anak didik agar memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia industri. Baik nantinya mereka akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, bekerja atau wirausaha.



“Melalui kelas industri Samsung Tech Institute, anak-anak bisa memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia usaha, memiliki kemampuan beradabtasi dengan dengan dunia kerja. Lulusan SMK tidak menjadi beban orang tua tetapi menjadi warga negara yang produktif,” ujar Nurul Aini.



Sementara itu, seminar dan pameran merupakan rangkaian kegiatan teaching factory yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan SMK. SMKN 1 Kebumen menjadi 500 SMK yang mendapatkan bantuan teaching factory dari 13.000 SMK di Indonesia.



“Ada delapan yang ditawarkan seperti robotic, smart school, e commerce, namun kami memilih 3D Printing yang sesuai dengan program keahlian,” ujarnya.


Head of Corporate Citizenship PT Samsung Electronic Indonesia Ennita Pramono menjelaskan bahwa Samsung Tech Institute ini merupakan program edukasi dari Samsung Elektronik Indonesia. Programnya adalah memberikan pelatihan, perbaikan alat-alat elektronik terutama handphone kepada siswa SMK.



“Harapannya bahwa dengan expert, knowledge, dan experience kami dapat berbagi itu semua kepada sekolah. Sehingga lulusan SMK memiliki bekal yang cukup untuk berkompetisi mencari pekerjaan maupun membuka lapangan kerja,” ujarnya.



 






Ennita menambahkan, saat ini di Indonesia sudah ada 66 Samsung Tech Institute di SMK yang menjadi patner Samsung. Setiap tahun, dua kali para guru SMK diundang ke Jakarta untuk mengikuti Training of Trainer (TOT). Mereka diupdate dengan kurikulum yang ada, maupun menginformasi produk-produk yang baru diluncurkan.



“Jadi pelatihan atau pengajaran kelas Samsung Tech Institute dilakukan oleh guru masing-masing sekolah. Ini untuk program sustainability. Kalau semuanya dari kami, nanti repot karena banyak banget,” katanya.



Program edukasi sebenarnya mulai tahun 2011. Namun sejalan dengan program pemerintah, yakni dengan adanya Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang revitalisasi SMK, pihaknya fokus ke SMK. Jika sebelumnya kurikulumnya lebih seperti kursus, 3-6 bulan, saat ini pihaknya mengikuti kurikulum dengan yang ada di sekolah.  (ndo)




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas